Skip to main content
Kapolresta Kendari AKBP Jemi Junadi menyerahkan dokumen kapal bantuan KKP kepada Kadis KP Kota Kendari Ir. Agus Salim Safrullah, MS, yang sempat dititip kurang lebih dua bulan untuk diteruskan kepada Ketua Koperasi Nelayan Rahmat Ilahi, Kamis (17/1/19) (Foto : Rista)

DKP Kota Serahkan Dokumen Kapal Bantuan KKP Kepada Koperasi Nelayan

Setelah Sempat Dititip Sekitar Dua Bulan di Polresta Kendari

Setelah kurang lebih lima bulan terjadi perselisihan/konflik internal antara pengurus  Koperasi Nelayan Rahmat Ilahi Kelurahan Talia, Kecamatan Abeli Kota Kendari dengan beberapa anggotanya yang tergabung dalam Kelompok Usaha Bersama (KUB) atas bantuan kapal perikanan dari Direktorat Kapal dan Penangkapan Ikan (KAPI) Ditjen Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Tahun Anggaran 2016 dan 2017, yang berdampak pada operasional maupun pemanfaatan kapal bantuan, akhirnya keduanya kembali untuk bersepakat bergabung dan berjanji untuk hidup rukun dan damai, setelah Pihak Polresta Kendari memfasilitasi pertemuan konsolidasi antara keduanya, dengan harapan keduanya dapat menempuh jalan musyawarah, untuk dapat memastikan bahwa kapal bantuan tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik dan benar serta tidak disalahgunakan, dalam rangka meningkatkan kesejahteraan seluruh anggotanya.

“Kita tidak menginginkan kapal bantuan KKP ini terlantar dan mangkrak, gara-gara adanya perselisihan dan konflik internal antara anggota KUB dengan pihak koperasi, karena akan berdampak pada operasional maupun pemanfaatan kapal bantuan pemerintah, dan yang rugi adalah kita-kita semua”, ujar Kapolresta Kendari AKP Jemi Junadi saat penyerahan Dokumen Kapal Bantuan kepada Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Kendari, yang selanjutnya diserahkan kepeda Ketua Koperasi Rahmat Ilahi, yang turut disaksikan oleh Kasatreskrim Polresta Kendari AKP Diki Kurniawan, Arifin Safari (Kabid Operasional Pelabuhan dan Kesyahbandaran mewakili Kepala PPS Kendari), Femmy Manggo Yosman (DKP Provinsi Sulawesi Tenggara), bertempat di Aula Kantor DKP Kota Kendari, Kamis (17/1).

Untuk diketahui, dokumen kapal bantuan tersebut terdiri dari SIUP, SIPI, Buku Kapal, Grosse Akta, Pas Kecil adalah milik Koperasi Rahmat Ilahi, telah dititipkan sementara kepada Kapolresta Kendari pada 12 Agustus 2018 lalu karena belum adanya titik kesepahaman antara keduanya, dan hal itu dilakukan berdasarkan hasil keputusan rapat saat itu yang dihadiri AKBP Sugiyanto (Bareskrim Polri), Saiful Umam (Kasubdit Kapal Perikanan, DJPT-KKP). Rapat yang dipimpin Kepala DKP Kota Kendari saat itu, dari Pihak Bareskrim Polri menugasan Kapolresta Kendari untuk menfasilitasi pertemuan dan musyawarah antara Ketua Koperasi dan anggotanya hingga proses konsolidasi selesai.

Kepala DKP Kota Kendari Ir. Agus Salim Safrullah, MS, mengatakan jumlah bantuan kapal KKP yang diserahkan kepada Koperasi Rahmat Ilahi sebanyak 12 unit, terdiri dari ukuran dibawah 5 GT, 20 GT dan 30 GT, kapal bantuan ini diberikan sejak tahun 2016 sebanyak 9 unit dan tahun 2017 sebanyak 3 unit, melalui prosedur dan tahapan sesuai pedoman dalam Juknis yang telah ditetapkan KKP.

“Kami berharap setelah dokumen kapal ini diterima, agar kapal bantuan segera dimanfaatkan dan dikelola dengan baik sehingga mendapatkan hasil  ikan produksi yang meningkat. Dengan produksi ikan yang meningkat maka pendapatan dan kesehateraan seluruh anggota dan keluarganya juga meningkat. Demikian pula halnya pihak koperasi agar secara terus menerus melakukan pembinaan kepada seluruh anggotanya dengan mematuhi seluruh ketentuan dan peraturan yang telah ditetapkan. Seluruh hak-hak dan kewajibannya baik pengurus maupun anggota koperasi dapat dijalankan dengan baik guna meningkatkan kesejahteraan seluruh anggotanya”, ujarnya. (aes/rista)         .   

 

Add new comment

Plain text

  • No HTML tags allowed.
  • Lines and paragraphs break automatically.
  • Web page addresses and email addresses turn into links automatically.