Skip to main content
gelar operasi pengendalian mutuhasil perikanan di TPI Sodohoa

Tim DKP Kota, Stasiun KIPM dan Balai POM Kendari Gelar Operasi Pengendalian Mutu Perikanan di Sentra Produksi Ikan

Dalam rangka pengendalian mutu di pasar dan sentra-sentra produksi ikan sehat, sesuai amanat Inpres Nomor 01 Tahun 2017 tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat, Tim Terpadu yang beranggotakan  instansi terkait, yaitu  Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (KIPM) Kendari, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Kendari, Balai Pengawas Obat dan Makanan (POM) Kendari, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Tenggara,  melaksanakan kegiatan gelar operasi di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Sodohoa, dan Pasar Modern Lippo Plaza Kendari.  

 

Menurut Kadis KP Kota Kendari, Agus Salim Safrullah, gelar operasi ini difasilitasi oleh Stasiun KIPM Kendari, dengan pelibatan tim terpadu yang terdiri dari instansi terkait, antara lain Balai POM Kendari dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulawesi Tenggara. Tujuan gelar operasi ini, adalah untuk memastikan tersedianya hasil perikanan yang bermutu, higienis dan aman dikonsumsi, serta pengendalian harga komoditi hasil perikanan di Kota Kendari, dengan sasaran utama di sentra-sentra produksi ikan. "Sentra produksi yang pertama digelar di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Sodohoa Kendari yang merupakan pusat pendaratan ikan produsen (nelayan), yang dilanjutkan di pasar-pasar dengan titik lokasi utama di Pasar Modern Lippo Plaza Kendari", ujar Agus.

 

Gelar operasi tersebut, selain dihadiri langsung Kepala DKP Kota Kendari Agus  Salim Safrullah, juga dihadiri Kepala Stasiun KIPM Kendari Amdali Adhitama, Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Sultra, H. Muhammad Ali, dan Kepala Seksi Layanan Informasi dan Komunikasi Balai POM Kendari, Hasnah Nur.

 

Kepala Stasiun KIPM Kendari, Amdali Adhitama, menjelaskan, tim operasi ini akan bekerja selain untuk memantau langsung sentra-sentra produksi ikan guna memastikan ketersediaan stok ikan yang bermutu, juga sekaligus pengambilan sample jenis ikan tertentu untuk diuji analisis komoditi tersebut apakah mengandung bahan-bahan pengawet terlarang, sehingga dipastikan  hasil perikanan tersebut aman dan layak untuk dikonsumsi dan dipasarkan. (aes)

Add new comment

Plain text

  • No HTML tags allowed.
  • Lines and paragraphs break automatically.
  • Web page addresses and email addresses turn into links automatically.