Skip to main content
Pls. Kepala UPTD BBIAT Rahandouna, Khalik, S.Si saat memperlihatkan hasil pemijahan ikan hiasnya

UPTD BBIAT Rahandouna Kembangkan Ikan Hias di Kota Kendari

Untuk Penuhi Pencapaian Target PAD

Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Benih Ikan Air Tawar (BBIAT) Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Kendari, yang berada di Kelurahan Rahandauna, Kecamatan Poasia Kota Kendari menargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada tahun 2019 dari penjualan benih ikan hias mencapai 60 Juta.  Pada tahun 2018, PAD dari penjualan benih ikan konsumsi dan ikan hias yang diproduksi unit perbenihan ini  hanya mencapai Rp. 2,75 juta, sehingga sangat dibutuhkan inovasi dan kreativitas pihak pengelola unit perbenihan ini.

 

Pelaksana sementara Kepala UPTD BBIAT Kota Kendari, Halik, S.Si mengatakan, dengan adanya rencana revisi Peraturan Daerah (PERDA) Kota Kendari No. 3 tahun 2013 tentang retribusi izin usaha diharapkan PAD dari usaha perbenihan dan budidaya ikan dapat meningkat. “Semoga bisa memberikan kontribusi terhadap peningkatan target PAD Kota Kendari tahun ini”, ujarnya saat ditemui di UPTD BBIAT Rahandouna Kota Kendari.

 

Pihaknya optimis target tersebut akan tercapai karena permintan benih ikan saat ini semakin meningkat baik permintaan ikan konsumsi maupun ikan hias. Secara khusus ikan hias pihaknya menggandeng salah satu pengusaha ikan hias di Kota Kendari dalam pemasaran ikan hias jenis Koi hasil produksi BBIAT Rahandouna. Pembelinya selain dari Kota Kendari ada juga pembeli dari luar kota seperti Kota Bau-Bau”, katanya.

 

Sementara itu, Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Budidaya, Muhammad Aswan, S,Pi mengatakan, akan berupaya maksimal dengan mengeluarkan segala usaha dan upaya mengelola dan memanfaatkan unit perbenihan milik DKP Kota Kendari ini sehingga memberikan manfaat baik terhadap penyediaan dan suplai benih ikan air tawar bagi petani pembudidaya kolam air tawar di Kota Kendari maupun terhadap peningkatan PAD.  (cuang/aes)**

Add new comment

Plain text

  • No HTML tags allowed.
  • Lines and paragraphs break automatically.
  • Web page addresses and email addresses turn into links automatically.