Skip to main content
Kadis KP Kota Kendari saat membuka Bimtek Pengolahan Ikan Bekerjasama BP3 Ambon di Kendari, 9/2/19.

Bimtek Pengolahan Ikan Wilayah Roadshow 1 Kota Kendari Digelar

Saat ini kebutuhan hidup masyarakat semakin tinggi seiring tingginya biaya hidup, pergeseran pola konsumsi baik sandang, pangan, papan  dan informasi menuntut adanya pola usaha masyarakat ke arah ekonomi komersil. Keberhasilan ekonomi komersil membutuhkan penguasan Iptek yang memadai, sehingga disinilah peran kita semua sangat dibutuhkan, baik individu maupun institusi.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Kendari Agus Salim Safrullah saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengolahan Hasil Perikanan di Aula Kantor DKP Provinsi Sulawesi Tenggara, Sabtu (9/2), bekerjasama Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan (BP3) Ambon, Badan Riset dan Sumberdaya Manusia Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Menurut Agus, atas nama Pemerintah Kota Kendari menyampaikan terima kasih kepada BRSDMKP-KKP melalui BP3 Ambon atas kerjasamanya selama ini, dan pihaknya sangat mengapresiasi kegiatan bimtek ini, karena selain memiliki peran strategis untuk meningkatkan kompetensi pengembangan inovasi teknologi dalam rangka pemanfaatan komoditas unggulan hasil perikanan, juga karena kondisi masyarakat perikanan saat ini masih membutuhkan langkah-langkah antisipatif dan strategis menghadapi persaingan, dengan menciptakan banyak usahawan baru. Era transformasi pembangunan ekonomi menuju era industri kreatif dan inovasi khususnya untuk skala kecil dan menengah sudah menjadi tuntutan masyarakat yang tidak bisa di tawar-tawar lagi. “kami berharap agar seluruh peserta pelatihan dan bimbingan teknis dapat mengikutinya dengan bersungguh-sungguh dengan apa yang diperagakan oleh instruktur, sehingga kelak nanti bisa memproduksi sendiri dan menjadi wirausaha baru walaupun kecil-kecilan, yang tujuannya selain dapat menambah lapangan kerja baru, juga sekaligus diharapkan dapat meningkatkan pendapatan dan tingkat kesejahteraan keluarganya”, ujarnya.   

Johanna yang mewakili Kepala BP3 Ambon melaporkan, bimtek ini akan digelar di tiga kabupaten/kota di Sulawesi Tenggara, dimana Kota Kendari merupakan wilayah roadshow 1, dan akan dilanjutkan ke Kabupaten Konawe Selatan dan Kolaka, dengan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat kelautan dan perikanan khususnya nelayan dan pengolah ikan tentang bagaimana cara membuat sosis berbahan baku ikan serta praktek cara pengemasannya, dan pihaknya berharap agar seluruh peserta bimtek dapat tumbuh jiwa wirausaha untuk dapat menopang tingkat pendapatan dan kesejahteraan keluarganya. Jumlah peserta bimtek, lanjut Johanna, berjumlah 100 orang, semuanya berasal perwakilan kecamatan se-Kota Kendari.

Sementara itu, Anggota Komisi IV DPR-RI, Drs. H. Umar Arsal yang turut mendampingi Tim BP3 Ambon mengimbau masyarakat Sulawesi Tenggara tingkatkan kewirausahaan pada sektor kelautan dan perikanan, karena perairan kita sangat berpotensi untuk dikembangkan. “kami selaku mitra kerja Kementerian Kelautan dan Perikanan RI akan selalu mengawal dan memberikan respon positif setiap program dan kegiatan yang diluncurkan di wilayah daerah di Sulawesi Tenggara, karena setiap program dan kegiatan harus memberi manfaat kepada daerah sehingga nantinya dapat berdaya saing dan sejajar dengan daerah-daerah lain yang sudah maju demi kemaslahatan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara umum”, kata Anggota DPR RI dua periode ini. (aes)

Add new comment

Plain text

  • No HTML tags allowed.
  • Lines and paragraphs break automatically.
  • Web page addresses and email addresses turn into links automatically.