Skip to main content
Fitryah Firmansyah menyerahkan bantuan benur dari BPBAP Takalar yang diterima langsung Ketua Pokdakan Tambak Poasia

BPBAP Takalar Bantu Benur Kelompok Pembudidaya Tambak Kota Kendari

Penantian pembudidaya tambak di Kota Kendari untuk memperoleh bantuan benur (benih udang) windu akhirnya terjawab sudah. Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya (DJPB) Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui Balai Perikanan Budidaya Air Payau (BPBAP) Takalar, Sulawesi Selatan, menyalurkan bantuan benur udang windu kepada 3 kelompok pembudidaya tambak di Kota Kendari, Selasa 19/2/2019.

Adapun benur udang windu yang disalurkan sebanyak 400.000 ekor dalam wujud PL 12 (Post Larva). Benur tersebut diperuntukkan untuk Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan), yaitu masing-masing Pokdakan Kampung Bandeng Jaya, Vaname Bandeng dan Anggoeya Lestari, semuanya berdomisili di Kecamatan Poasia, Kota Kendari.

“Pengalokasian benur udang windu tersebut merupakan respon atas usulan permohonan bantuan kelompok yang disampaikan melalui Penyuluh Perikanan kepada Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Kendari tahun 2018. Setelah dilakukan identifikasi dan verifikasi oleh tim teknis maka DKP Kendari mengajukan proposal permohonan bantuan benih berdasarkan Petunjuk Teknis Bantuan Benih Ikan kepada KKP kepada BPBAP Takalar, dan alhamdulillah terealisasi di tahun ini,” kata Kepala DKP Kota Kendari Ir. Agus Salim Safrullah, MS di sela-sela penyaluran bantuan tersebut.

Menurut Agus Salim, jumlah benur yang diberikan itu belum memenuhi permintaan pembudidaya secara keseluruhan karena banyaknya permintaan di daerah-daerah lain. “InsyaAllah penyaluran benur ini bertahap,” ujarnya.  Lebih lanjut dikatakan, benur yang disalurkan merupakan benih unggul agar petambak bisa meningkatkan produksi udang saat panen. “melalui bantuan benur ini kita berharap para pembudidaya tambak di Kota Kendari menjadi mandiri dan eksis kembali, sehingga diharapkan mampu meningkatkan produksi udang di daerah untuk memenuhi kebutuhan konsumsi dan pasar yang semakin meningkat,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Unit Pengelolaan Perbenihan Fitriah Firmansyah, S.Pi. MP menambahkan untuk produksi petambak berjalan dengan baik, harus diawali dengan kualitas benih yang baik pula. “Selain mengutamakan benih unggul, pengolahan tambak seperti kandungan tanah dan suhu air juga harus diperhatikan dan tidak tercemar bahan kimia agar terhindar dari penyakit akibat serangan virus,” ujarnya.

Salah satu kelompok pembudidaya penerima bantuan yang dihubungi yaitu Ketua Pokdakan Kampung Bandeng Jaya, Nofal Nur mengatakan, pihaknya sangat berterima kasih atas kepedulian pemerintah memberi bantuan benur kepada petambak yang tergabung dalam kelompok budidaya. 

“Bantuan benur udang ini tidak terlepas dari dukungan Pemerintah Kota Kendari melalui Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Kendari. Kita patut mengapresiasinya,” ujarnya. (V3)

Add new comment

Plain text

  • No HTML tags allowed.
  • Lines and paragraphs break automatically.
  • Web page addresses and email addresses turn into links automatically.