Skip to main content
Foto bersama dengan peserta kegiatan

BPPP Ambon Mengadakan Pelatihan kepada Nelayan di Fasilitasi Oleh Dinas Perikanan Kota Kendari

Balai Pelatihan dan Penyuluh Perikanan (BPPP) Ambon difasilitasi oleh Dinas Perikanan Kota Kendari mengadakan Pelatihan Pembuatan dan Pengoperasian Alat Tangkap Gill Net Dasar (Bottom Gill Net). Kegiatan ini dilaksanakan selama 3 hari mulai dari 25-27 Februari 2020 yang bertempat di Kelurahan Talia, Kecamatan Lapulu, Kota Kendari.  Kegiatan ini turut dihadiri oleh BPPP Ambon, Kepala Dinas Perikanan Kota Kendari, Kabid Pemberdayaan dan Kelembagaan Usaha Perikanan dan Pemerintah setempat.

Ketua Panitia, Helmi, mengatakan bahwa kegiatan ini mendapatkan dukungan dari Kementerian Kelautan RI dan BPPP Ambon dipercayakan untuk menyelenggarakan kegiatan ini. Selain itu, dia mengatakan bahwa Kegiatan ini akan berlangsung selama 3 hari dan peserta akan mendapatkan pelatihan secara langsung dari instruktur yang telah dipercayakan oleh BPPP Ambon.

Laporan Ketua Panitia
Laporan Ketua Panitia

 

Lurah Talia, Arling Habir, mengatakan sangat mendukung kegiatan ini, karena “90% masyarakat di kelurahan Talia berprofesi sebagai nelayan. Saya sangat apresiasi kegiatan ini dan saya berharap kegiatan ini betul-betul diikuti dengan seksama. Mudah-mudahan kegiatan ini bisa menjadikan nilai tambah bagi masyarakat” tuturnya. “Setelah kegiatan ini saya berharap ada implementasinya dari peserta bukan hanya sekedar datang” ungkap Lurah Talia.

Sambutan Lurah Talia
Sambutan Lurah Talia

   

Selain itu, Kepala Dinas Perikanan Kota Kendari, Ir. H. Rahman Napirah, MM, dalam sambutannya menyampaikan terimakasih kepada panitia dalam hal ini BPPP Ambon yang sudah menyelenggarakan kegiatan ini dan berharap peserta bisa mengambil pengalaman dan informasi dari para instruktur untuk diimplementasikan dalam usahanya nanti. Dia juga mengatakan bahwa perlu ada suntikan informasi kepada masyarakat nelayan. “Alat tangkap Gill Net adalah alat tangkap yang ramah lingkungan karena ukuran mata jaringnya, sehingga ikan yang ditangkap akan lebih selektif. Berbeda dengan alat tangkap Trawl yang ukuran mata jaringnya kecil jadi semua ikan bisa masuk” ungkapnya. “Jadi masyarakat nelayan juga harus belajar bagaimana cara mengoperasikan dan membuat alat tangkap Gill Net” tuturnya. Kepala Dinas Perikanan juga menekankan tentang perlunya diversifikasi alat tangkap karena ada waktu-waktu tertentu yang cocok untuk mengoperasikan suatu jenis alat tangkap.

Sambutan Kepala Dinas Perikanan
Sambutan Kepala Dinas Perikanan

“Saya juga berharap bahwa dengan pelatihan ini juga dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan nelayan. Jangan masyarakat nelayan ini dianggap terus sebagai kelompok marginal karena kita memiliki potensi perikanan yang cukup besar. Jika hal ini dimanfaatkan maka dapat meningkatkan pendapatan dan taraf hidup masyarakat nelayan”. Ucap Kepala Dinas Perikanan.

Diakhir pembukaan, Kadis Perikanan menyerahkan materi pelatihan secara simbolis kepada peserta dan dilanjutkan dengan foto bersama dengan seluruh peserta kegiatan.

Penyerahan materi secara simbolis

 

Add new comment

Plain text

  • No HTML tags allowed.
  • Lines and paragraphs break automatically.
  • Web page addresses and email addresses turn into links automatically.