Skip to main content
Walikota Kendari menyematkan tanda peserta kepada perwakilan peserta Diklat, Jumat (5/4).

Ciptakan Tenaga Kerja Handal dan Kompeten, Pemkot Kendari Gandeng BDI Makassar Adakan Diklat Pengolahan Ikan Tuna Segar Beku di Kendari

Guna menciptakan tenaga kerja yang terlatih, kompeten dan siap kerja, Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari menggandeng Balai Diklat Industri (BDI) Makassar mengadakan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) 3 In 1 Pengolahan Ikan Tuna Segar Beku tahun 2019 di di SMKN 2 Kendari, Jumat (5/4/2019.).

 

Walikota Kendari Sulkarnain K yang didampingi Kepala Balai Diklat Industri (BDI) Makassar Elisa Martina Katili dan Kepala Dinas (Kadis) Kelautan dan Perikanan Agus Salim Safrullah secara resmi membuka kegiatan tersebut dengan jumlah peserta sekitar 100 orang dari perwakilan perusahaan yang bergerak di bidang perikanana, yang nantinya akan melalui uji kompetensi dan mendapatkan sertifikat dari Badan Nasional Sertifikat Profesi (BNSP), sehingga dapat menjadi “Tenaga Kerja yang Terlatih, Kompeten, dan Siap Bekerja” atau biasa disebut 3 In 1 “Three In One”.

“Saya bahkan berharap ke depannya, diklat ini dapat berkembang lebih luas lagi, diversifikasi dengan olahan aneka produk hasil perikanan, baik bersumber dari bahan baku ikan dengan berbagai jenis komoditas lain, maupun olahan aneka produk makanan berbasis rumput laut yang sehat,” ungkap Walikota Kendari dalam sambutannya.

Kegiatan tersebut juga tampak dihadiri langsung oleh Kepala Balai Diklat Industri (BDI) Makassar Kementerian Perindustrian Elisa Martina Katili yang mana di akhir acara pembukaan dilklat beliau bersama dengan Walikota Kendari melakukan penandatanganan MOU antara Balai Diklat Industri (BDI) Makassar dengan Pemkot Kendari.

Elisa Martina Katili, menjelaskan, pemkot Kendari sangat support untuk peningkatan sumber daya manusia (SDM) di bidang perikanan. Selain itu, lanjut ia, kerjasama nantinya akan terus ditingkatkan.

“ini bisa berkelanjut terus, bukan hanya ikan tapi produk-produk lain contoh kelapa,” ujar Elisa.

Ia menambahkan, diklat ini selain teori peserta juga akan mendapatkan praktik langsung di lapangan.

“Intinya kita bagaimana meningkatkan SDM, sehingga itu bisa dimanfaatkan oleh peserta dan juga perusahaan tempat mereka bekerja,” tukasnya.

Sementara itu di tempat yang sama Kadis Kelautan dan Perikanan Agus Salim Safrullah, menambahkan, terkait isi MOU antara Pemkot Kendari dan  BDI Makassar yakni Pemkot Kendari siap menyediakan peserta, dan tempat pelatihan

“Nantinya kita akan  membina alumni-alumni yang sudah di latih dan melakukan monitoring sampai mana alumni diklat ini bekerja di perusahaan mereka bernaung, sementara dari BDI Makassar memiliki kewajiban memfasilitasi pelatihan dari biaya dan sarana semuanya ditanggung BDI Makassar,” terangnya

Ia menambahkan kegiatan ini akan berlangsung kurang lebih selama dua pekan jam kerja. Dan bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin seluruh peserta.

“Harapannya dengan adanya diklat ini produk yang dihasilkan perusahaan kualitasnya lebih bagus dan bisa memiliki nilai jual yang bagus juga,” tandasnya. (liputan : irdwan Jeko_sultra.line)

Add new comment

Plain text

  • No HTML tags allowed.
  • Lines and paragraphs break automatically.
  • Web page addresses and email addresses turn into links automatically.