Skip to main content
Pemberian bantuan bibit ikan kepada kelompok Karang taruna Gempar dari DKP Kota Kendari, yang diserahkan PPL di BBIAT Rahandouna, Minggu (20/3)

DKP Kota Bantu Bibit ikan Kelompok Karang Taruna Watubangga

#Kabar_Penyuluhan_Perikanan

Geliat kemajuan budidaya perikanan air tawar di Kota Kendari makin berkembang signifikan.  Potensi pengembangan usaha budidaya ikan air tawar yang tidak kurang dari 500 hektar, mamacu semangat warga untuk memanfaatkan. Masyarakat yang berada di wilayah jauh dari pesisir pantai Kota Kendari pun semakin menyadari kebutuhan akan pangan penghasil protein yaitu ikan tak harus berasal dari ikan air laut semata, namun ikan air tawar juga semakin banyak peminat dan digemari. 

Melalui Karang Taruna Generasi Muda Peduli dan Berkarya (GEMPAR), para pemuda yang berkediaman di Jalan Ade Irma Nasution Kelurahan Watubangga, Kecamatan Baruga, Kota Kendari mencoba memanfaatkan lahan pekarangan yang potensial untuk budidaya ikan air tawar seperti ikan nila dan lele.

Melihat potensi dan semangat generasi muda untuk berkembang maju melalui usaha budidaya ikan air tawar, maka Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota kendari mengambil peran ikut membantu usaha para pemuda tersebut dengan memberikan bantuan benih ikan nila sebanyak 500 ekor.  DKP Kota Kendari memiliki UPTD Balai Benih Ikan Air Tawar (BBIAT) yang terletak di Kelurahan Rahandauna Kecamatan Poasia, sebagai penyedia benih ikan nila yang telah digelontorkan kepada GEMPAR, Minggu (20/3) kemarin.

Di tengah gencarnya peningkatan target penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2019, melalui DKP Kota Kendari dengan salah satu UPTD BBIAT yang memproduksi benih ikan air tawar, namun tidaklah menghalangi pihak dinas untuk membantu mereka secara cuma-Cuma, guna memberikan semangat dan motivasi sekaligus pembinaan dalam rangka mengembangkan usaha budidaya air tawar ini, guna meningkatkan tingkat pendapatan dan kesejahteraan mereka.

Hal itu disampaikan Kepala DKP Kota Kendari, Ir. Agus Salim Safrullah, MS, yang didampingi Petugas Penyuluh Perikanan Lapangan (PPL), Mirnawati Firdaus, S.Pi, M.Si, menjelaskan, perlu kiranya menyeimbangkan antara memberikan kontribusi pemasukan daerah tanpa melupakan tugas pokok dan fungsi pemerintah daerah dalam memfasilitasi serta memberikan pelayanan sesuai kebutuhan masyarakatnya.  Hal itu bersinergi dengan tugas seorang Penyuluh Perikanan yang melakukan pendampingan langsung di lapangan, pihaknya merasa optimisme agar masyarakat bisa sejahtera melalui kegiatan budidaya ikan air tawar makih terbuka lebar. Semoga !! (mier)

Add new comment

Plain text

  • No HTML tags allowed.
  • Lines and paragraphs break automatically.
  • Web page addresses and email addresses turn into links automatically.